Sejarah Desa

Kata Ciambar diambil dari kata Cai Hamar (Bahasa Sunda) yang berarti air hambar. Asal usul menurut sumber lain dari masyarakat setempat yang sudah lama berada di Desa Ciambar, kata Ciambar berasal dari kata “Amar” yang artinya ghaib. Alasan Desa Ciambar berasal dari kata Amar (Ghaib) adalah karena banyak warga masyarakat yang dizaman dahulu memiliki ilmu kanuragan.

Sejarah Desa

Dari cerita-cerita lisan sesepuh yang sampai saat ini  diyakini oleh masyarakat Desa Ciambar, disebutkan bahwa Desa Ciambar termasuk salah satu desa yang keberadaanya sudah cukup lama.

Desa Ciambar tepatnya berada di wilayah Kecamatan Ciambar Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat yang bersebrangan dengan Bojongkokosan. Kata Ciambar diambil dari kata Cai Hamar (Bahasa Sunda) yang berarti air hambar. Asal usul menurut sumber lain dari masyarakat setempat yang sudah lama berada di Desa Ciambar, kata Ciambar berasal dari kata “Amar” yang artinya ghaib. Alasan Desa Ciambar berasal dari kata Amar (Ghaib) adalah karena banyak warga masyarakat yang dizaman dahulu memiliki ilmu kanuragan.  Desa Ciambar merupakan desa yang pada awalnya merupakan salah satu desa dari Kecamatan Nagrak. Pada tahun 2006 adanya pemekaran Kecamatan Nagrak dan terbentuklah Kecamatan Ciambar yang terdiri dari Desa Ciambar, Desa Munjul, Desa Wangunjaya, Desa Ginanjar, Desa Ambarjaya dan terakhir Desa Cibunarjaya yang merupakan pemekaran dari Desa Ciambar pada tahun 2008. Hingga saat ini Desa Ciambar menjadi Desa Induk di Kecamatan Ciambar.

Letak geografis wilayah Desa Ciambar adalah 6˚49’22.85”S dan 106˚47’00.66”E. Desa Ciambar memiliki luas ± 455 Ha, ketinggian wilayah Desa Ciambar berada 500 m diatas permukaan laut, suhu udara rata-rata 26-35 ˚C dengan curah hujan 2.155 mm/thn. Batas wilayah Desa Ciambar sebelah Utara berbatasan dengan Desa Ambarjaya, sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Cibunarjaya, sebelah Barat berbatasan dengan Desa Parungkuda dan Cicurug dan sebelah Timur berbatasan dengan desa Ginanjar. Jumlah penduduk di Desa Ciambar sampai dengan tahun 2020 adalah 6.616 Jiwa dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 2.105 KK, terdiri dari laki-laki sebanyak 3.422 orang dan perempuan 3.194 orang.

Silsilah Kepala Desa

DIDIN SUTISNA,S.Pd

Kepala Desa Periode
2004-2009

JAJAT SUDRAJAT

Kepala Desa Periode
2009-2012

SUPARKAH,S.Pd

Kepala Desa Periode
2013-2019